NEWS UPDATE :  

Berita

SMK NEGERI 8 PALANGKA RAYA LAKSANAKAN PENILAIAN AKHIR SEMESTER BERBASIS ANDROID

Terdapat hal yang berbeda dalam kegiatan ujian Penilaian Akhir Semester (PAS) yang dilaksanakan SMK Negeri 8 Palangka Raya pada semester genap Tahun ini (17/6/19). Perbedaan tersebut terletak pada media yang digunakan. Jika selama ini media yang digunakan adalah kertas, maka kali ini menggunakan ponsel pintar dan komputer.
Kepala SMK Negeri 8 Palangka Raya, Rahmi Kurnia Handayani, S.Pd  menjelaskan bahwa memang pada penilaian akhir semester ini pihaknya telah menggunakan media ponsel pintar dan komputer. Hal ini didorong oleh arahan kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Bapak Dr.H.Slamet Winaryo,M.Si pada saat mengunjungi pelaksanaan UNBK di SMK Negeri 8 Palangka Raya beberapa waktu yang lalu dan menginginkan tidak hanya Ujian Nasional dan Ujian Sekolah saja yang bebasis komputer tetapi Penilaian Akhir semester juga dapat dilakukan dengan media Komputer dan Android sehingga kami bersama dewan guru sepakat menggunakan aplikasi ujian berbasis Android untuk pelaksanaan Penilian Akhir Semester karena selain mudah digunakan juga anak didik tidak begitu asing dengan Android dan juga mereka semua sangat paham penggunaannya. Maka dari itulah kami membuat terobosan ini supaya ke depan siswa siswi dapat menfaatkan teknologi tersebut.
Penilaian Akhir Semester berbasis Android ini pertama kali dilakukan. Untuk menghindari kecurangan, maka kami juga telah mengacak soal atau pun jawaban ujian. Jadi, Meskipun mereka duduknya berdekatan, namun soal dan pilihan jawaban antar peserta akan berbeda. Selain itu pada sistem ini ketika peserta melakukan login setiap mata pelajaran baru, semua berubah sesuai jadwal mata pelajaran yang akan diujikan.
Disinggung apakah dengan sistem ini aman dan siswa tidak akan mencontek seperti dapat mencari jawaban di internet, maka hal tersebut sudah diantisipasi karena sebelum melakukan login login, maka paket data yang dimiliki peserta harus dinonaktifkan terlebih dahulu dan perangkat harus terhubung dengan wifi server panitia. Selain itu jika siswa sudah login ke soal maka otomatis aplikasi akan terkunci. Kalau aplikasi login di close oleh siswa maka otomatis soal akan keluar dan siswa dianggap selesai, jadi kemungkinan siswa mencontek sangat kecil, lagi pula soalnya mempunyai waktu dan sistem acak," jelasnya.
Ibu Rahmi Kurnia handayani, S.Pd mengaku, pelaksanaan Penilaian Akhir Semester berbasis android ini tidak memiliki kendala berarti. Pasalnya, mayoritas siswa di sekolah telah menggunakan smartphone berbasis Android dan IOS. Mungkin bagi anak-anak yang smartphonenya memiliki aplikasi yang cukup besar makanya agak berat untuk menjalankan aplikasi ujian. Selain itu, kami juga sudah melaksanakan simulasi sebelum ujian ini. Kendala lain adalah tidak semua siswa memiliki ponsel pintar ataupun Laptop, untuk mengantisipasi ini pihak sekolah tidak memaksakan siswanya. Sebab sekolah telah menyiapkan 15 unit laptop yang merupkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Pendidikan agar memudahkan siswa dalam mengikuti ujian.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Gubernur dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah yang telah memberikan bantuan Server, laptop dan perlengkapan jaringan lainnya sehingga pelaksanaan Penilaian Akhir Semester berbasis Android ini dapat terlaksana dan kedepannya, kami akan tetap mengevaluasi pelaksanaan Penilaian Akhir Semester berbasis android ini agar pelaksanaan dikemudian hari lebih baik",  pungkasnya. (*pj)